Ticker

6/recent/ticker-posts

Header Ads Widget

Kepulangan Santri di Kota Sarang Menjadikan Dampak Tersendiri Bagi Pedagang Sekitar

JURNALISKA.COM,SARANG. Kamis, 29 April 2021 berbagai pondok pesantren di kota Sarang sudah mulai meliburkan para santrinya. Nama Sarang sudah tidak asing lagi di telinga masyarakat luas,nama Sarang terkenal sebagai kota santri yang mana sebagian penduduk nya adalah santri yang berasal dari penjuru daerah di Indonesia. Dan kini telah tiba saatnya musim liburan di Kota Santri ini.

"Liburan Ramadan tahun ini tentunya ada suka ada duka. Suka nya karena senang bertemu liburan, duka nya karena ada larangan untuk mudik, jadi tidak bisa bertemu orang tua untuk sementara waktu," ujar Arina Nihlah salah satu santri sekaligus pengurus di PP Al Hidayah Sarang Asal Cirebon.

"Untuk liburan dipondok sarang ini, kebijakan nya berbeda beda. Seperti pondok Al Anwar pusat liburannya dimulai tanggal 15 ramadan, kalau Pondok MIS, MUS 1, MUS 2, Al Hidayah, Al Anwar 2 sepertinya sama yaitu tanggal 17 Ramadan, ada juga yang memulai liburannya di tanggal 20 ramadan seperti pondok Mahjar,Al Amin, ada yang sampai tanggal 25 ramadan yaitu di pondok MIS Tahfidzul Qur'an. Kurang lebih seperti itu," tambah Arina Nihlah.           

"Mengenai masalah ekonomi, pasti berdampak bagi semua penjual area Pondok Pesantren lebih-lebih rumah makan dan pedagang kecil yang menjajakan disekitarnya, pasti akan berkurang lumayan drastis setibanya liburan datang, karena memang hampir 60 persen santri ikut di dalam meramaikan atau menjadi pelanggan bagi mereka yang berjualan, entah warung makan, toko sembako, foto copy, toko sandal rokok pasti sangat tempak karena liburan. Apalagi bagi pedagang makanan di setiap liburan pasti mengurangi dagangannya, bahkan ada yang tutup sampai waktu aktif kembali," ujar Ustadz Abdullah Sahal Selaku Salah Satu Penjaga Toko di Sarang

Liburan pondok ini juga sangat berdampak bagi para santri ndalem penjual air minum isi ulang  karena dengan berpulang nya para santri konsumsi air minum berkurang di kota sarang juga berkurang. Karena kebanyakan pelanggan  air minum isi ulang adalah kalangan pondok. Ucap kang Abdul Manaf selaku penyetor air minum isi ulang  di Sarang

Penulis : Cahaya Choirina

Editor   : Habibur Rohman

Posting Komentar

0 Komentar