Postingan

Menampilkan postingan dari Februari, 2025

Pelantikan Pandega racana kamal bakti 05.089 racana kama ratih 05.090 STAI AL KAMAL Sarang: Mewujudkan Anggota Berkarakter Trisatya dan Dasa Dharma

Gambar
  Pada tanggal 16 Februari 2025, racana kamal bakti 05.089 racana kama ratih 05.090 STAI AL KAMAL Sarang sukses melaksanakan Pelantikan Pandega di kediaman Pembina Racana, Bapak Sutrisno, di Lasem yang di ikuti 7 orang anggota racana kama Ratih dan 1 orang anggota racana kamal bakti. Acara ini mengusung tema Mewujudkan Pribadi Anggota Racana sebagai Anggota Pramuka yang Berkarakter Trisatya dan Dasa Dharma dalam Mengamalkan Nilai-Nilai yang Terkandung dalam SKU Pandega. Persiapan dan Keberangkatan Acara dimulai pukul 17.00 dengan berkumpulnya panitia dan calon Pandega di kampus STAI Al Kamal Sarang. Mereka mempersiapkan perlengkapan sebelum berangkat menuju lokasi menggunakan kendaraan pick-up dan sepeda motor. Sekitar pukul 18.30, rombongan tiba di kediaman Bapak Sutrisno. Sesampainya di sana, peserta diberi waktu untuk sholat dan makan sebelum melanjutkan agenda berikutnya. Pembukaan dan Penyampaian Materi Setelah sholat Isya, peserta mengenakan seragam pramuka lengkap untuk men...

PELANTIKAN DAN PENGAMBILAN SUMPAH PEJABAT STRUKTURAL

Gambar
  SEKOLAH TINGGI AGAMA ISLAM AL-KAMAL SARANG REMBANG PERIODE 2025–2029 Sarang, 14 Februari 2025 – Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Al-Kamal menyelenggarakan pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan struktural. Rektor STAI Al-Kamal, Bapak H. Moh. Noor Hasan, M.H., melantik dan mengambil sumpah/janji jabatan yang bertempat di Aula Kampus STAI Al-Kamal pada Jumat (14/02/2025).  Pengambilan sumpah/janji ini disaksikan secara langsung oleh Ketua STAI Al-Kamal, Wakil Ketua I, Wakil Ketua II, Wakil Ketua III, perwakilan Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M), Lembaga Penjaminan Mutu (LPM), Ketua Program Studi Manajemen Pendidikan Islam (Kaprodi MPI), Ketua Program Studi Hukum Keluarga Islam (Kaprodi HKI), Kepala Perpustakaan, serta berbagai unit lembaga di STAI Al-Kamal. Selain itu, Ketua Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) dan Unit Kegiatan Khusus (UKK) turut hadir dalam acara ini.  Sebanyak delapan (8) pejabat yang dilantik terdiri atas tiga (3) Wakil Ketua,...

Pameran Lukisan Patung, dan Sketsa Mewarnai Satu Abad Pramoedya Toer

Gambar
  Seratus tahun Pramoedya Ananta Toer menjadi perhelatan berharga khususnya bagi masyarakat Kabupaten Blora, sanak saudara, dan seluruh pencinta karya-karya sastra Pram. Satu abad sastrawan ternama Pramoedya Ananta Toer kini digelar selama tiga hari di Blora mulai hari Kamis hingga Sabtu 6-8 Februari 2025. Pameran itu dibuka hingga malam pada pukul 21.00 WIB. Dari rentetan satu abad itu, salah satu kegiatan pameran lukisan, patung, dan sketsa dari penulis se Indonesia ikut memeriahkan satu abad Pram. Lokasi pameran tersebut tepat di Blora Creative Space (Eks bangunan GNI Blora). Punky, Ketua Pelaksana mengaku, adanya pameran ini agar secara lebih dekat pengunjung dapat melihat hasil karya seni berupa patung, sketsa wajah, dan karya audiovisual Pramoedya Ananta Toer se Nusantara. ”Untuk persiapannya sendiri saya rasa sudah optimal dan semaksimal mungkin. Perkiraan kalau dikalkulasi tidak ada 14 hari sudah siap.  Di sini terdapat  29 karya sketsa wajah Pram, karya dari seni...

Pelajar NU Lasem: Mengatasi Intoleransi Lintas Ormas Agama Melalui Ngajar Ngaji Berkah

Gambar
Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Cabang Lasem telah menggerakkan aksi ngaji, ngajar, berkah dengan mengajak para rekanita untuk berkontribusi kepada masyarakat di beberapa Taman Pendidikan Al-Qur'an (TPQ) se-cabang IPPNU Lasem pada, Senin (3/2/2025). Inisiatif Ini merupakan inovasi dari program Konco Sinau yang ditiadakan oleh pihak Pimpinan Wilayah (PW) Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) pasca Konferensi Wilayah (Konferwil) 2 tahun lalu dengan tujuan dapat menghidupkan peran IPNU IPPNU pada masa Pandemi Covid 19. Pemicu adanya intoleransi antar lintas ormas dapat terjadi sebab kurangnya kesadaran dan pemahaman masyarakat akan perbedaan, lalu lingkungan sosial dan pendidikan tidak terbuka terhadap perbedaan, serta keterlibatan sosial media.  Dengan adanya polemik itu, menimbulkan berbagai macam dampak buruk intoleransi seperti menciptakan ketegangan dan ketidakpercayaan antar kelompok, menghambat pembentukan masyarakat yang saling menghormati dan bisa bekerja ...