Mbangkong (Bangun kesiangan) Oleh M. Kanafi

Acapkali saya menikmati waktu sendiri

Melihat sang surya yang lamat lamat 

Menghilang ke belahan dunia lainnya

Seringkali kudaki gunung yang menjulang

Hanya untuk melihat caranya berpamitan

Indah luar biasa, namun tetap saja

Menyisakan malam yang gelap

Meninggalkanku sendiri 

Yang harus berdamai dengan kesunyian

Ah, tak apa, esok juga dia kembali, pikirku

Kala fajar menyambut hangat dengan senyumannya

Aku telah trauma dengan senja


Prau, 1 November 2021

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Struktur Redaksi Media dalam Jurnalistik Beserta Tugas dan Fungsinya

Peran Santri dalam Mengisi Kemerdekaan

Memperioritaskan Hisab (Ilmu Falak) Daripada Rukyah