Gerakan Solidaritas Mahasiswa dan Komunitas Literasi untuk Korban Karhutla

Gerakan Solidaritas Mahasiswa dan Komunitas Literasi untuk Korban Karhutla

REMBANG – Sejumlah mahasiswa, organisasi pelajar, dan komunitas literasi di Kabupaten Rembang menggelar aksi penggalangan dana (open donasi) untuk membantu masyarakat yang terdampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan, Minggu (1/11/2026). Kegiatan tersebut berlangsung di Perempatan Jailani, Kabupaten Rembang.

Penggalangan dana dilakukan secara langsung dengan mengajak masyarakat yang melintas untuk memberikan donasi. Selain itu, panitia juga membuka donasi secara daring (online) guna memberikan kesempatan kepada masyarakat yang ingin membantu tanpa harus datang ke lokasi kegiatan.

Aksi kemanusiaan ini dilatarbelakangi oleh kebakaran hutan yang masih terjadi di sejumlah wilayah Kalimantan. Peristiwa tersebut tidak hanya mengancam kelestarian lingkungan, tetapi juga berdampak terhadap kehidupan masyarakat sekitar akibat kabut asap yang ditimbulkan.

Dalam wawancara bersama LPM Jurnalistika, Bapak Sulastari menyampaikan pandangannya mengenai persoalan kebakaran hutan di Kalimantan. Ia menilai aktivitas manusia, termasuk penebangan hutan, menjadi salah satu faktor yang perlu diperhatikan dalam persoalan kerusakan hutan.

“Menurut saya, kebakaran hutan ini merupakan kesalahan manusia sendiri karena masih banyak masyarakat yang melakukan penebangan hutan,” ujar Sulastari.

Ia juga mengapresiasi kegiatan penggalangan dana yang dilakukan oleh para mahasiswa dan komunitas di Kabupaten Rembang. Menurutnya, kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian sosial yang dapat membantu masyarakat yang sedang terdampak bencana.

“Kegiatan penggalangan donasi seperti ini sangat baik karena bisa membantu masyarakat yang terdampak kebakaran hutan di Kalimantan,” tambahnya.

Sulastari turut menyampaikan harapannya agar masyarakat yang terdampak diberikan ketabahan dan kekuatan dalam menghadapi musibah tersebut.

“Saya berharap masyarakat Kalimantan yang terdampak diberikan ketabahan hati dan kekuatan dalam menghadapi musibah ini,” tuturnya.

Melalui kegiatan ini, para mahasiswa, organisasi pelajar, dan komunitas literasi di Kabupaten Rembang berharap dapat meningkatkan kepedulian sosial masyarakat serta mengajak berbagai pihak untuk turut membantu meringankan beban masyarakat terdampak karhutla di Kalimantan.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Struktur Redaksi Media dalam Jurnalistik Beserta Tugas dan Fungsinya

Forum BEM Se-Rembang Resmi Dideklarasikan, Ahmad Fajar Mushoffa Dipercaya sebagai Koordinator

Cara Berpakaian Orang Jawa Kuno