Forum BEM Se-Rembang Resmi Dideklarasikan, Ahmad Fajar Mushoffa Dipercaya sebagai Koordinator




REMBANG, 25 Agustus 2026 — Sejumlah Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM/DEMA) dari berbagai perguruan tinggi di Kabupaten Rembang resmi mendeklarasikan Forum BEM Se-Rembang pada Selasa, 25 Agustus 2026, bertempat di Rumah Oei Lasem.


Deklarasi tersebut menjadi langkah awal untuk membangun wadah kolaborasi mahasiswa lintas perguruan tinggi yang inklusif, independen, dan berintegritas dalam merespons berbagai persoalan kampus, daerah, hingga isu nasional.


Forum BEM Se-Rembang dikoordinatori oleh Ahmad Fajar Mushoffa, Ketua DEMA STAINU Rembang. Dalam deklarasi tersebut, sejumlah perwakilan BEM/DEMA dari perguruan tinggi di Kabupaten Rembang turut menyatakan komitmennya untuk membangun gerakan mahasiswa yang lebih kolaboratif dan konstruktif.


Forum ini lahir dari kesadaran bahwa mahasiswa tidak hanya memiliki tanggung jawab akademik, tetapi juga tanggung jawab moral sebagai bagian dari masyarakat dan agen perubahan.


«“Hidup Mahasiswa! Hidup Rakyat Indonesia!”»


Semangat tersebut menjadi pijakan awal Forum BEM Se-Rembang dalam membangun gerakan mahasiswa yang tidak berhenti pada diskusi dan wacana, tetapi mampu hadir melalui gagasan, pengabdian, serta keberpihakan terhadap kepentingan masyarakat dan mahasiswa.


Dalam deklarasinya, Forum BEM Se-Rembang menetapkan empat prinsip dasar sebagai pijakan bersama.


Pertama, Wadah Persatuan. Forum menjadi ruang silaturahmi, diskusi, dan pemersatu mahasiswa tanpa memandang perbedaan suku, agama, ras, maupun golongan.


Kedua, Pusat Pemikiran. Forum diarahkan menjadi laboratorium intelektual mahasiswa untuk melahirkan solusi yang kreatif dan kritis terhadap berbagai persoalan kampus, daerah, maupun nasional.


Ketiga, Aksi Nyata. Forum berkomitmen untuk tidak hanya berbicara, tetapi juga bergerak melalui pengabdian dan pembelaan terhadap hak-hak masyarakat serta mahasiswa.


Keempat, Independensi. Forum menjaga kemandirian dan kebebasannya dari intervensi politik praktis pihak manapun serta berkomitmen bergerak demi kebenaran dan keadilan sosial.


Ahmad Fajar Mushoffa selaku Koordinator Forum BEM Se-Rembang menegaskan bahwa terbentuknya forum ini bukan dimaksudkan untuk menciptakan sekat baru antarmahasiswa, melainkan justru menjadi ruang untuk mempertemukan berbagai gagasan dan latar belakang perguruan tinggi di Rembang.


Forum BEM Se-Rembang diharapkan menjadi ruang konsolidasi intelektual sekaligus gerakan mahasiswa yang mampu membaca persoalan daerah secara kritis, menyusun gagasan alternatif, dan mengawal kepentingan masyarakat.


Deklarasi yang dilaksanakan pada 25 Agustus 2026 tersebut diikuti oleh perwakilan mahasiswa dari sejumlah perguruan tinggi, di antaranya STAINU Rembang, STAI Al-Kamal, STAI Al-Anwar, STAI Al-Hidayat Lasem, dan Universitas YPPI Rembang.


Dengan deklarasi ini, Forum BEM Se-Rembang menyatakan kesiapan untuk membangun kolaborasi lintas kampus dan menjadikan gerakan mahasiswa sebagai kekuatan intelektual serta sosial yang hadir di tengah masyarakat.


Forum BEM Se-Rembang: Bersatu dalam gagasan, bergerak dalam tindakan, dan berpihak pada kepentingan rakyat.


Rembang, 25 Agustus 2026


Ahmad Fajar Mushoffa

Koordinator Forum BEM Se-Rembang

Ketua DEMA STAINU Rembang

Penulis: Abdul Khakim

Editor:devisi redaksi kreatif



Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Apa itu Wartawan Bodrex?

Struktur Redaksi Media dalam Jurnalistik Beserta Tugas dan Fungsinya

Memperioritaskan Hisab (Ilmu Falak) Daripada Rukyah